Pendidikan Karakter

Pendidikan karakter adalah Usaha sadar dalam menanamkan nilai–nilai kebaikan sehingga terinternalisasi dalam diri peserta didik yang mendorong dan terwujud dalam sikap dan perilaku baik. Tujuan pendidikan karakter adalah menanamkan kebiasaan tentang yang baik. Untuk kita sebagai umat Islam, nilai-nilai yang ingin dibangun dalam pendidikan karakter tentu saja adalah nilai-nilai akhlak mulia (akhlaqul Karimah) itu sendiri, yang digali dari Al Qur’an dan Hadits.

Dimasa sekarang, dimana tatanan hidup banyak mengalami pergeseran, dimana fungsi keluarga menjadi kurang maksimal dalam melakukan fungsi pendidikan karakter karena keterbatasan waktu orangtua bersama anak, sekolah dapat mengambil peran aktif melakukan fungsi ini, karena umumnya siswa menghabiskan sebagian besar waktu efektifnya di sekolah dan tujuan dari pendidikan Nasional itu sendiri adalah mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

Sekolah Al Mumtaaz, yang berkomitmen untuk Fokus membangun karakter, mengambil 18 Sikap (Mutu, Hormat, Jujur, Bersih, Kasih Sayang,  Sabar, Syukur, Ikhlas, Disiplin, Tanggungjawab, Rajin, Khusyu’, Rajin, Berpikir Positif, Ramah, Rendah Hati, Taqwa, Istiqomah dan Qona’ah) sebagai nilai-nilai yang menjadi tugas pembangunan karakter, sebagai mana sekolah-sekolah lainnya yang menggunakan metode Sentra (BCCT)