Bismillahirrahmanirrahim,
Puji serta syukur semata-mata adalah milik Allah swt. Shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada figur teladan sepanjang zaman, Rosulullah Muhammad saw. Berikut keluarga, para sahabat, dan seluruh umatnya yang mengikuti jejak perjuangannya.
Dengan semakin pesatnya perkembangan kota Karawang sebagai kota Industri, yang berdampak positif di sisi ekonomi sekaligus berdampak terhadap perubahan nilai-nilai dalam masyarakat, kami memandang perlu bagi umat Islam untuk lebih mengokohkan keimanan dan identitas keIslaman dengan lebih menghidupkan kembali nilai-nilai Islam yang mulia di dalam kehidupan masyarakat.
Keprihatinan ini mengantarkan kepada berdirinya Yayasan Amal Islami AL-MUMTAAZ, yang diharapkan turut berkontribusi dalam dakwah Islam, khususnya di bidang pendidikan untuk mengokohkan nilai-nilai Islam dalam masyarakat Karawang dan generasi Islam.
Yayasan Amal Islami AL MUMTAAZ yang sebelumnya bernama Yayasan Pembinaan Anak Sholeh BAITUL FALIHIN (9 Februari 2002), didirikan untuk menaungi keberadaan Raudhatul Athfal BATUL FALIHIN yang telah didirikan sejak Bulan Mei Tahun 1998.
Sesuai Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2004 tentang Yayasan dan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia yang mewajibkan semua Yayasan masuk dalam Tambahan Berita Negara Republik Indonesia, nama Yayasan direvisi menjadi Yayasan Amal Islami AL MUMTAAZ, seiring dengan perubahan Nama sekolah menjadi Raudhatul Athfal AL MUMTAAZ pada tahun 2007.
Alhamdulillah pada tahun 2012 telah berdiri Sekolah Dasar AL MUMTAAZ dengan Izin Operasional No.50/Kep. 7579/11/IPPS/BPMPT/2013, dan di Tahun 2017 Yayasan mulai beranjak ke Satuan Pendidikan Tingkat SMP.

 

PROFIL KEPALA UNIT

  • Pra Sekolah

Saya Sri Astuti , anak perempuan pertama dan satu-satunya dari tiga bersaudara.  Dilahirkan di Kota Tegal tepatnya pada tanggal 29 Maret 1978. Lahir di tengah keluarga yang sangat sederhana dari pasangan bernama ibu Wuryanti dan bapak Sutoro (almarhum).

Sekolah di SD.N Pekauman I Tegal dan lulus pada tahun 1990. Kemudian melanjutkan pendidikan di SMP.N 6 Tegal dan lulus di tahun 1993. Hingga berlanjut di sekolah kejuruan negeri tepatnya di SMK.N 1 Kab Tegal  dan lulus di tahun 1996. Alhamdulillah  perjalanan hidup masa muda berlabuh di kota Karawang dengan menghabiskan waktu selama beberapa tahun di sebuah pabrik elektronik . Berbekal  tekad kuat dengan memberanikan diri  di sela padatnya waktu menuju  Bekasi untuk mengenyam pendidikan di Ma’had Murrobiyatul Aulad (PGTKI MMA ) di tahun 2003. Hingga akhirnya menyelesaikan pendidikan S1 di STKIP Pancasakti Bekasi dengan jurusan Keguruan PAUD.

Ketertarikan akan membaca dan menulis sudah termotivasi sejak kecil dari kebiasaan yang sering dilakukan oleh sang bapak yang gemar membacakan buku dan mendongeng. Saya mencoba menulis hal-hal yang menarik di sekitar saya, seperti note dan cerita pendek yang berisikan tentang pengalaman pribadi maupun cerita anak.

Menjadi guru Tk adalah impian besar saya.  Berawal dari seringnya  mengintip di balik pintu atau jendela kelas  ketika mengantar adik sepupu sekolah TK.  Melihat Guru Tk sebagai sosok yang mampu membuat saya terpesona. Bernyanyi, bercerita , membacakan buku dan bersikap sabar dengan segala tingkah polah anak begitu menarik perhatian saya.  Menguatkan cita-cita saya menjadi Guru Tk dengan segenap keikhlasan jiwa dan raga.

“Man Jadda Wa Jadda”  bahwa  yang bersungguh-sungguh pasti berhasil  menjadi Motto hidup  yang  terus dipegang hingga kini. Membawa semangat dan kekuatan untuk selalu berusaha menjalani ujian hidup dengan tidak mudah berputus asa dari Rahmat Allah.  Selalu melibatkan Allah di setiap aktivitas kita, maka Allah akan membukakan jalan kemudahan , ridho dan keberkahanNya.

 

  • Raudhatul Athfal AL MUMTAAZ – SITI MUNTAMAH

Ibu Siti adalah seorang pembelajar.  Beliau dilahirkan di Purworejo, sebuah kota kecil di bagian paling ujung timur selatan propinsi jawa tengah, perbatasan dengan kota Wates Yogjakarta.

Ketertarikan  dengan dunia pendidikan anak usia dini dimulai saat mengawal kegiatan pesantren kilat disebuah perumahan.  Tertantang untuk mendalami lebih dalam dunia anak-anak, beliau melanjutkan studinya ke PGTK MMA Bekasi selama 2 tahun  dan dilanjutkan ke jenjang S1 Pendidikan Anak Usia Dini di Pondok Gede.

Telah bergabung di RA Al Mumtaaz sejak tahun 2004. Menemani anak-anak di kelas telah dijalani selama 7 tahun, kemudian diberikan sebuah amanah yang sungguh luar biasa berat yaitu sebagai Kepala RA. Laa hawlaa walaa quwwata illaa billah, amanah ini dijalankan dengan sebaik-baiknya, berharap Allah ridho atas kehidupan yang telah dititipkanNya.

Siti Muntamah, begitu nama lengkap beliau, seorang penuntut ilmu kehidupan, bersama suami tercinta, Pujiyono, berusaha saling bahu membahu untuk memikul amanah kehidupan kini telah dikaruniai 2 orang putri yaitu Qotrunnada Haafidzotun Nafi’ah  (10 tahun ) dan fatinnisa Haafidzoh Fatihatus Sa’diyah ( 4 tahun ). Keputusan untuk menjadi seorang guru terutama guru Al Qur’an diambil hingga husnul khotimah. Selain membersamai anak-anak di RA Al Mumtaaz pada pagi hari, dilanjutkan mengajar sebuah TPQ sore harinya serta membuka Rumah Tahfidz di rumah sebagai bentuk rasa Syukur kepada Dzat yang Maha Rohman dan Rohim.

Teringat sabda baginda Rosulullah Shollallaahu ‘alaihi wasallam,  “khoirunnaas anfa’uhum linnaas” juga “khoirukum manta’allamal qur’aana wa ‘allamah”, semoga menjadi wasilah untuk menjadi hamba Allah yang di ridhoiNya. Aamiin.

 

  • SD Al Mumtaaz

Sri Umiatun, SE , lahir di Ngawi, Jawa Timur pada tanggal 22 Januari 1978. Menikah dengan .. dari pernikahannya memiliki tiga putri. Memulai pendidikan di SDN Jogorogo 1 – lulus tahun 1990, Sekolah Menengah Pertama di SMPN 1 Jogorogo – lulus tahun 1993, sekolah menengah atas di SMEAN 1 Ngawi – lulus tahun 1996. Kemudian melanjutkan pendidikan di PPA Poltek UnBraw hingga Diploma I, selanjutnya menyelesaikan pendidikan di tinggkat Sarjana dengan mengambil jurusan Ekonomi Managemen.

Memulai karir di dunia pendidikan sebagai kepala unit 1-4 di SDIT Al Mumtaaz, Karawang. Selain itu berbagai kegiatan dan aktifitas di berberapa organisasi sebagai pengurus PD Salimah mulai dari tahun 2005 sampai sekarang. Tahun 2017 mulai merintis RQ di Karaba, Karawang.

Dengan berbagai aktifitas yang dijalani sekarang, namun dunia pendidikan menjadi pilihan utamanya karena sesuai dengan passion hidupnya yaitu ingin menebar manfaat untuk orang lain. Selain itu melalui dunia pendidikan beliau merasa dapat bersama-sama belajar dengan anak, dapat  mendidik dimanapun dan kapan pun, serta berharap kebaikan dapat terus dialirkan hingga tiada terputus.

 

  • SMP Islam Al Mumtaaz

Ena Supriatna, M. Pd , lahir di Subang, pada tanggal 18 September 1981. Anak kelima dari enam bersaudara. Putra dari pasangan Bpk. M.Syafei dan Ibu Enes. Menikah dengan Indah Sunanun M,A.Md dari pernikahannya memiliki dua putra dan satu putri.

Memulai pendidikan sekolah dasar dengan dua jenis sekolah pendidikan yang pertama di SDN Tanjungsari 1 Subang, kemudian menempuh pendidikan dasar yang memiliki dasar agama Islam yaitu di Pesantren Kebon Jambu Babakan Ciwaringin, Cirebon hingga tamat. Kemudian melanjutkan pendidikan ke SMP Negeri 1 Binong, Subang. Sekolah Menengah Atas di SMA Negeri 1 Subang.

Melanjutkan pendidikan di STIESA Subang di tahun 2000-2003, dan menamatkan studi akuntansi di Universitas Singaperbangsa Karawang, Jawa Barat. Setelah Lulus kuliah memulai pengalaman bekerja sebagai operator migas di Pertamina Field Subang selama empat tahun. Kemudian bekerja di Indofood CBP Sukses Makmur di Purwakarta, dan start accounting di PT. Quantum Adzikro.

Memulai karir di dunia pendidikan sebagai guru matematika sekaligus Wakil Kepala Sekolah di SDIT Permata Hati Bekasi. Kemudian diangkat sebagai kepala sekolah di SMPIT Permata hati Bekasi. Mulai berkarir di permata hati sejak 2010-2015. Pada tahun 2016 berkesempatan mengajar di SMP Islam Al Munir.Pada tahun 2017 mulai bergabung di Sekolah Islam Al Mumtaaz sebagai kepala unit 5-8 dan sebagai guru matematika. Selama berkarir di sekolah, melanjutkan kuliah strata 2 jurusan Pendidikan MIPA di universitas Indraprasta PGRI Jakarta. Beliau juga menjadi tenaga didik di Sekolah Tinggi Agama Islam Jakarta.

Dunia pendidikan banyak mengajarkan arti kasih sayang, empati, kedisiplinan , proses dan sabar. Dari sekian banyak pekerjaan yang telah dijalani, baginya hanya dunia pendidikanlah yang memberikan ketenangan dan semangat, merasa nyaman di dekat anak-anak dan merasa bahagia saat mendengar kabar kesuksesaan mereka. Itulah alasan hingga saat ini beliau masih eksis di dunia pendidikan.